Sabtu, 23 Oktober 2010

Peranan individu dalam massa

Berikut ini adalah jenis – jenis peranan individu dalam massa :
1. Penggalak : memuji, menyetujui, menerima, menunjukan kehangatan dan kesetiakawanan
2. Wasit : melerai pertikaian antar anggota
3. Kompromis : menawarkan kompromi
4. Pengamat : menyimpan catatan berbagai aspek proses massa
5. Pengikut : mengikuti kegiatan / aktivitas massa ; pasif
6. Penjaga gawang : mambuka saluran komunikasi dengan mendorong partisipasi yang lain
7. Agresor ; merendahkan status yang lain
8. Penghambat : bersikap negatif, selalu menolak dan membantah
9. Pencari muka : sering membual
10. Pengungkap diri : pengungkap perasaan
11. Dominator : menguasai orang lain
12. Help seeker : berusaha menarik simpati

sumber : psikologi massa – Drs. H. Dedi Herdiana

Pengertian Massa Abstrak dan Massa konkrit

Pengertian Massa Abstrak

Massa abstrak adalah kumpulan orang – orang yang sama sekali belum mempunyai ikatan satu kesatuan, norma, tujuan dan motif, tidak adanya struktur yang jelas. Alasan – alasan munculnya massa abstrak tersebut adalah :

a. adanya suatu kejadian yang menarik

b. individu mendapat ancaman dan ia membutuhkan perlindungan

c. kebutuhan tidak dapat terpenuhi

d. adanya kesamaan minat, perhatian dan kepentingan yang sama

Sedangkan massa konkrit adalah massa yang mempunyai ciri – ciri sebagai berikut :

a. adanya ikatan batin, ini dikarenakan adanya persamaan kehendak, persamaan tujuan, persamaan ide, dan sebagainya

b. adanya persamaan norma, ini dikarenakan mereka memiliki peraturan sendiri, kebiasaan sendiri

c. mempunyai struktur yang jelas, di dalamnya telah ada pimpinan tertentu

d. bersifat dinamis dan emosional

Daftar Pustaka
:http://www.google.co.id/#hl=id&source=hp&biw=1360&bih=576&q=pengertian+massa+abstrak&btnG=Penelusuran+Google&aq=f&aqi=&aql=&oq=pengertian+massa+abstrak&gs_rfai=&fp=d31161b8980f9aa7

macam-macam perilaku kolektif

macam-macam perilaku kolektif
A. CROWD (KERUMUNAN)

Secara deskriptif Milgram (1977) melihat kerumunan (crowd) sebagai

1. Sekelompok orang yang membentuk agregasi (kumpulan)

2. Jumlahnya semakin lama semakin meningkat

3. Orang-orang ini mulai membuat suatu bentuk baru (seperti lingkaran)

4. Memiliki distribusi diri yang bergabung pada suatu saat dan tempat tertentu dengan lingkaran (boundary) yang semakin jelas

5. Titik pusatnya permeable dan saling mendekat.

Ada beberapa bentuk kerumunan (Crowd) yang ada dalam masyarakat:

1. Temporary Crowd : orang yang berada pada situasi saling berdekatan di suatu tempat dan pada situasi sesaat

2. Casual Crowd : sekelompok orang yang berada di ujung jalan dan tidak memiliki maksud apa-apa

3. Conventional Crowd : audience yang sedang mendengarkan ceramah

4. Expressive Crowd: sekumpulan orang yang sedang nonton konser musik yang menari sambil sesekali ikut melantunkan lagu

5. Acting Crowd atau rioting crowd : sekelompok massa yang melakukan tindakan kekerasan

6. Solidaristic Crowd: kesatuan massa yang munculnya karena didasari oleh kesamaan ideologi

B. MOB :

Adalah kerumunanan (Crowds) yang emosional yang cenderung melakukan kekerasan/penyimpangan (violence) dan tindakan destruktif. Umumnya mereka melakukan tindakan melawan tatanan sosial yang ada secara langsung. Hal ini muncul karena adanya rasa ketidakpuasan, ketidakadilan, frustrasi, adanya perasaan dicederai oleh institusi yang telah mapan atau lebih tinggi. Bila mob ini dalam skala besar, maka bentuknya menjadi kerusuhan massa. Mereka melakukan pengrusakan fasilitas umum dan apapun yang dipandang menjadi sasaran kemarahanannya.

C. PANIC

Adalah bentuk perilaku kolektif yang tindakannya merupakan reaksi terhadap ancaman yang muncul di dalam kelompok tersebut. Biasanya berhubungan dengan kejadian-kejadian bencana (disaster). Tindakan reaksi massa ini cenderung terjadi pada awal suatu kejadian, dan hal ini tidak terjadi ketika mereka mulai tenang. Bentuk lebih parah dari kejadian panik ini adalah Histeria Massa. Pada histeria massa ini terjadi kecemasan yang berlebihan dalam masyarakat. misalnya munculnya isue tsunami, banjur.

D. RUMORS

Adalah suatu informasi yang tidak dapat dibuktikan, dan dikomunikasikan yang muncul dari satu orang kepada orang lain (isu sosial). Umumnya terjadi pada situasi dimana orang seringkali kekurangan informasi untuk membuat interpretasi yang lebih komprehensif. Media yang digunakan umumnya adalah telepon.

E. OPINI PUBLIC

Adalah sekelompok orang yang memiliki pendapat beda mengenai sesuatu hal dalam masyarakat. Dalam opini publik ini antara kelompok masyarakat terjadi perbedaan pandangan / perspektif. Konflik bisa sangat potensial terjadi pada masyarakat yang kurang memahami akan masalah yang menjadi interes dalam masayarakat tersebut. Contoh adalah adanya perbedaan pendangan antar masyarakat tentang hukuman mati, pemilu, penetapan undang-undang tertentu, dan sebagainya. Bentuknya biasanya berupa informasi yang beda, namun dalam kenyataannya bisa menjadi stimulator konflik dalam masyarakat.

F. PROPAGANDA

Adalah informasi atau pandangan yang sengaja digunakan untuk menyampaikan atau membentuk opini publik. Biasanya diberikan oleh sekelompok orang, organisasi, atau masyarakat yang ingin tercapai tujuannya. Media komunikasi banyak digunakan untuk melalukan propaganda ini. Kadangkala juga berupa pertemuan kelompok (crowds).Penampilan dari public figure kadang kala menjadi senjata yang ampuh untuk melakukan proraganda ini.

Daftar Pustaka :http://suryanto.blog.unair.ac.id/2008/12/03/

Massa pasif dan Massa aktif

Massa Aktif dan Massa Pasif (Park dan Burges)

1. Massa aktif yang disebut dengan mob, mob adalah kerumunan yang cenderung merusak dan melakukan tindakan kekerasan. Mob terbentuk karena telah adanya tindakan-tindakan nyata, misalnya demonstrasi, perkelahian massal, tawuran dsb

Menurut Mc Laughlin, ada 3 kondisi yang melatarbelakangi, yaitu:

- adanya permasalahan yang cukup serius
- upaya penyelesaian masalah yang tertunda
- adanya keyakinan dalam kelompok massa bahwa masalah tersebut harus diselesaikan

Faktor-faktor yang menyebabkan massa aktif :

- perasaan tidak puas

→ bertukar pikiran → ide baru → perbuatan yang selalu diulang →jika sudah matang ‘massa’

- tekanan jiwa masyarakat

→ memuncak dan meledak

2. Massa pasif yang disebut dengan audience adalah kumpulan orang – orang yang belum melakukan tindakan nyata, misalnya orang-orang berkumpul untuk mendengarkan ceramah, menonton pertunjukan seperti sepakbola, dll.



Daftar Pustaka : klara_ia.staff.gunadarma.ac.id/

Komunikasi massa

Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik).

Organisasi – organisasi media ini akan menyebarluaskan pesan-pesan yang akan mempengaruhi dan menggambarkan kebudayaan suatu masyarakat, lalu informasi ini akan mereka hadirkan serentak pada khalayak luas yang beragam. Hal ini membuat media menjadi bagian dari salah satu institusi yang kuat di masyarakat.

Dalam komunikasi masa, media masa menjadi otoritas tunggal yang menyeleksi, memproduksi pesan, dan menyampaikannya pada khalayak.

Ciri-ciri komunikasi massa

1. Menggunakan media masa dengan organisasi (lembaga media) yang jelas.
2. Komunikator memiliki keahlian tertentu
3. Pesan searah dan umum, serta melalui proses produksi dan terencana
4. Khalayak yang dituju heterogen dan anonim
5. Kegiatan media masa teratur dan berkesinambungan
6. Ada pengaruh yang dikehendaki
7. Dalam konteks sosial terjadi saling mempengaruhi antara media dan kondisi masyarakat serta sebaliknya.
8. Hubungan antara komunikator (biasanya media massa) dan komunikan (pemirsanya) tidak bersifat pribadi.



sumber : wikipedia

Sabtu, 16 Oktober 2010

Perbedaan Massa dan Aggreget

Massa adalah sekumpulan banyak orang (ratusan/ribuan) yang berkumpul dalam suatu kegiatan yang bersifat sementara.
contoh : demonstrasi, perkelahian massal

Massa Abstrak dan Massa Kongkrit
1. Massa Abstrak adalah sekumpulan orang-orang yang sama sekali belum
terikat satu kesatuan, norma, motif dan tujuan.
Alasan timbul :
• ada kejadian menarik
• individu mendapat ancaman
• kebutuhan tidak terpenuhi
2. Massa Kongkrit adalah massa yang mempunyai ciri-ciri:
Ciri-ciri:
• adanya kesatuan mind dan sikap
• adanya ikatan batin dan persamaan norma
• ada struktur yang jelas
• bersifat dinamis dan emosional, sifat massa jelas

Agregat (kelompok umur, jenis kelamin, golongan menengah,)


Daftar pustaka :
http://mediaindonesia.co.cc/search/label/pengertian+keluarga+dyad
http://kafeilmu.co.cc/tema/definisi-kelompok-massa-menurut-ahli-ilmu-sosial-budaya-dasar.html

Jenis-jenis kelompok:

Kenyataannya, masyarakat memiliki bermacam-macam kelompok yang berbeda satu dengan yang lain. Misalnya ada kelompok belajar, kelompok main catur, kelompok balap motor, dan sebagainya. Seseorang masuk dalam kelompok, misalnya kelompok main catur, adalah atas kehendak orang yang bersangkutan. Namun demikian, ada kelompok yangsecara otomatis masuk kedalamnya, misalnya kelompok keluarga. Seseorang akan dengan sendirinya masuk dalam kelompok keluarga yang bersangkutan. Kelompok yang demikian disebut ascribed group, sedangkan kelompok atas dasar pemilihan seseorang disebut acquired group (Panner, 1978). Berkaitan dengan macamnya, kelompok dapat dibedakan atas:
1. besar kecilnya kelompok atau ukuran kelompok: ada kelompok yang kecil dan ada kelompok yang besar.
2. tujuan: Orang-orang yang mempunyai tujuan sama akan membentuk suatu kelompok tersendiri, misalnya kelompok belajar dan kelompok koperasi.
3. value (nilai): Orang-rang yang mempunyai nilai sama akan membentuk suatu kelompok, misalnya kelompok keagamaan
4. duration: Dalam hal ini, ada kelompok yang jangka waktunya pendek, misalnya kelompok belajar umumnya waktunya relatf lebih pendek.
5. Scope of activities : misalnya keluarga merupakan kelompok yang mengandung banyak aktivitas.
6. Minat: orang-orang yang mempunyai minat sama akan membentuk kelompok tersendiri, misalnya kelompok pemancing.
7. daerah asal: orang-orang yang berasal dari daerah sama akan membentuk kelompok. Misalnya kelompok mahasiswa daerah kebumen
8. formalitas: ada kelompok yang formal dan ada kelompok yang informal.


Daftar pustaka:
Walgito, bimo. 2006. Psikologi Kelompok. ANDI: Yogyakarta.